Category Archives: Pencarian & Referensi

VLOOKUP

VLOOKUP adalah fungsi yang digunakan untuk mencari nilai referensi di kolom paling kiri dari suatu tabel, dan kemudian mengambil nilai di baris yang sama dari kolom tertentu tabel tersebut .

Cara penulisan:

VLOOKUP(nilai referensi, tabel, kolom tertentu,nilai logika)

nilai referensi = nilai yang dicari

tabel = range yang terdiri dari kolom dan baris

kolom  tertentu = nomor kolom dihitung dari kiri

nilai logika = di isi dengan TRUE atau FALSE

Contoh:

Coba ketikan data dibawah ini kedalam tabel, hanya data yang berada di range warna abu-abu

VLOOKUP

tabel = range berwarna abu-abu yaitu B2:E5

kolom tertentu = bisa kolom 1, kolom 2, dst.

nilai referensi = nilai apapun yang cocok dengan nilai di kolom 1

nilai logika = sementara gunakan saja FALSE

Sekarang masukan fungsi VLOOKUP berikut ini

di sel C8

=VLOOKUP(123,B2:E5,2,FALSE)

di sel C9

=VLOOKUP(456,B2:E5,4,FALSE)

di sel C10

=VLOOKUP(789,B2:E5,3,FALSE)

Hasilnya harus seperti ini

VLOOKUP-Hasil

Mari kita baca fungsi VLOOKUP di sel C8 dengan bahasa manusia.

Bahasa Excel  =VLOOKUP(123,B2:E5,2,FALSE)

dibaca: cari nilai referensi di kolom paling kiri dari suatu tabel, dan kemudian mengambil nilai di baris yang sama dari kolom tertentu tabel tersebut .

nilai referensi = 123

tabel = range B2:E5

kolom paling kiri = kolom 1

kolom tertentu = kolom 2

dibaca ulang: cari angka 123 di kolom 1 dari range B2:E5, dan kemudian ambil nilai di baris yang sama dari kolom 2

Ya, hasilnya Buah Mangga

Gampang kan?

Ada banyak variasi penulisan VLOOKUP lainnya yang berguna dalam aplikasi yang lebih rumit. Untuk saat ini, pahami dulu cara penulisan dan cara membaca fungsi VLOOKUP yang benar. Ikuti posting berikutnya yang memberi contoh nyata penggunaan VLOOKUP dalam pekerjaan sehari-hari.

Mengeja angka dalam kalimat

Rekan rekan yang bekerja di dunia administrasi atau keuangan pasti tahu apa yang dimaksud mengeja angka dalam kalimat. Pernah membuat tanda terima uang dalam bentuk kwitansi? Atau pernah menulis cek atau giro untuk membayar tagihan? Ya, sekarang pasti bisa menebak apa yang saya maksud.

Misalnya anda baru saja menjual motor seharga 10 juta dan pembeli motor meminta kwitansi sebagai bukti bahwa anda telah menerima uangnya. Yang anda lakukan adalah menulis di kwitansi nama pembeli di bagian “Telah diterima dari:” ,  kemudian menuliskan Rp 10.000.000,- di bagian “Uang sejumlah:”, dan akhirnya menuliskan sepuluh juta rupiah di bagian “Terbilang:”.

Tulisan “sepuluh juta rupiah” itulah yang saya maksud dengan mengeja angka dalam kalimat. Lalu apa susahnya mengeja angka sampai harus menggunakan excel? Tidak semua orang bisa dengan mudah mengeja angka dalam kalimat, kecuali bila angkanya bulat seperti contoh sepuluh juta di atas.

Sebagai test, coba anda eja angka-angka berikut ini dalam kalimat:

Angka

Mengeja angka satuan sangat mudah; mengeja angka puluhan, ratusan, ribuan mungkin juga bukan masalah. Tetapi kalau sudah puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan dan seterusnya tidak semua orang bisa melakukannya dengan mudah. Apalagi kalau angkanya tidak bulat seperti contoh di atas. Sudah mencoba mengeja angka-angka tersebut?

Silahkan cek sendiri, bandingkan hasil ejaan anda dengan ejaan yang saya buat dengan bantuan sejumlah fungsi excel dibawah ini.

Angka dalam Kalimat

Oh ya, sekalian kalo boleh saya mau minta tolong cari apakah ejaan angka yang saya buat masih mengandung kesalahan atau sudah benar semua. Kalau anda teliti pasti bisa menemukan kesalahan tersebut.

Selamat mencocokan hasil ejaan angka anda dengan ejaan angka saya. Jika berminat, silahkan unduh file excel tersebut secara gratis di link berikut ini.

Ejaan Angka dalam Kalimat